Cara Buka Usaha Butik Rumahan


usaha butik rumahan

Sebenarnya usaha butik rumahan ini cukup mudah di jalankan karena bisa di jalankan dari rumah.

Sedangkan untuk modal awal yang di butuhkan sendiri tidak sebesar usaha butik yang mendirikan usaha/tempat sendiri, karena kita sudah mendapat tempat yakni rumah kita sendiri. Dengan begitu biaya modal untuk pengadaan tempat bisa di minimalisir sekecil mungkin, hanya saja anda juga perlu mengeluarkan uang semisal untuk pengecetan, dekorasi dan lain sebagainya.

Karena bisnis ini sentralnya di rumah, maka anda tak perlu khawatir jikalau anda sudah memiliki anak dan suami, karena anda bisa menjalankan usaha tersebut di rumah dan tetap bisa mengawasi buah hati tercinta anda. Tentunya ini menjadi pilihan dan peluang bisnis rumahan yang tepat bukan?

Memang jika kita melihat di lapangan, usaha butik ini sangat di minati banyak orang, namun juga banyak orang yang berhenti di tengah jalan ketika menjalankan usaha yang satu ini. Salah satu alasannya ialah sulitnya mencari pelanggan dan baju yang tidak laku-laku. Memang di butuhkan kerja keras dan usaha apabila ingin usaha ini berjalan dengan lancar dan menghasilkan, terlebih usaha bidang butik lebih mengarah kepada orang kalangan menengah atas saja.

Usaha butik rumahan ini juga merupakan usaha sampingan, karena anda tidak harus menjaganya setiap saat, anda masih bisa mengerjakan keperluan rumah tangga lainnya. Bagi anda yang tertarik memulai usaha ini maka bisa membaca beberapa tips sukses bisnis butik rumahan berikut ini, siapa tahu bisa menjadi referensi yang berguna bagi anda.

Berikut Iwan Rektor akan membagikan Cara Buka Usaha Butik Rumahan :

1. Tempat Usaha
Tempat usaha butik yang terbaik ialah yang berada di lokasi strategis. Jadi paling tidak rumah anda harus berada di lokasi yang strategis agar mudah di jangkau dan di ketahui orang. Selain itu untuk tempat usaha sendiri, usahakan mendekorasi dengan kesan yang menarik. Menarik bukan berarti mewah, namun dekorasi saja sepantasnya, jangan terlalu berlebihan namun juga jangan biasa-biasa saja. Karena butik dengan dekorasi yang nyaman akan lebih di pandang di mata calon konsumen.

2. Lakukan Survei atau Pengamatan Kepada Pesaing
Meskipun usaha butik anda bersifat rumahan dan sederhana, anda tidak boleh lepas begitu saja kepada para pesaing anda yang sudah lebih dulu mendirikan usaha butik. Apabila memang di sekitar rumah anda ada orang yang menjalankan usaha butik, maka survei atau pengamatan kecil-kecilan harus anda lakukan. Hal tersebut di lakukan agar anda tidak asal-asalan dalam menjalankan usaha butik rumahan ini. Cari tahu apa saja produk yang paling laku, selain itu cari tahu juga apa kiranya kekurangan dari pesaing anda tersebut. Dengan begitu anda bisa melengkapi kekurangan tersebut di butik anda agar nantinya butik anda semakin laku dari pada pesaing anda.

3. Target Konsumen
Target konsumen merupakan hal yang penting. Siapakah target konsumen dari butik yang anda buat. Apakah kalangan bawah, menengah atau bahkan kalangan atas. Karena usaha ini bersifat rumahan, maka saran kami pilih saja segmen atau target konsumen kalangan menengah ke bawah. Karena apabila kita melihat fakta yang ada, kalangan atas tidak akan mau belanja kecuali di butik yang mewah dengan harga baju yang berjuta-juta.
Dengan begitu anda bisa memilih mana baju atau pakaian yang di jual, karena target anda kalangan bawah, maka anda bisa menjual pakaian dengan harga yang murah namun tetap gaya dan berkelas.

4. Jangan Lupa Promosi
Di awal pembukaan butik anda, maka promosi merupakan hal yang wajib anda lakukan, denga begitu orang lain akan mengerti jika anda mendirikan butik. Promosi pun bisa di lakukan dengan banyak cara, mulai dari memberitahukan kepada orang lain secara langsung, melalui poster, melalui banner dan lain sebagainya.

5. Berikan Diskon
Promosi belum lengkap rasanya apabila tidak di barengi dengan pemberian diskon kepada konsumen. Anda tak perlu takut rugi apabila memberikan diskon. Silahkan anda berikan diskon namun dengan catatan anda tidak rugi. Misalnya anda membeli baju tersebut seharga 100 ribu, maka bisa anda jual 105 ribu atau 100 ribu. Memang margin keuntunga sangat kecil bahkan tidak untung sama sekali. Namun inilah yang perlu anda lakukan di awal pembukaan butik untuk menyedot pelanggan. Diskon bisa di berikan selama 1 hari, 2 hari atau bahkan 7 hari di awal pembukaan. Semua tergantung anda sendiri. Selain beberapa langkah di atas tentu saja masih banyak langkah lainnya. Anda bisa menemukan sendiri ketika butik itu sudah berdiri.

Keep Action Yaa….

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *